Ternate — Rangkaian kegiatan asesmen lapangan akreditasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Ternate resmi ditutup pada Rabu (3/6/2026). Acara penutupan digelar secara daring melalui platform Zoom dan dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dr. Sukardi Abbas, S.Pd., M.Pd.Si. yang mewakili Rektor, Dekan FUAD Dr. Murid, M.A., Wakil Dekan I Dr. Rakhmat, S.Sos., M.I.Kom., Wakil Dekan II Dr. Fahrul Abd. Muid, M.A., Wakil Dekan III Dr. Muhammad Amri, M.Th.I., beserta unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan FUAD.
Asesor pertama, Prof. Dr. Hamidah, M.Ag., dalam catatan penutupnya mengakui bahwa terdapat sejumlah komponen yang belum sepenuhnya terpenuhi oleh Prodi KPI, di antaranya kehadiran mahasiswa asing. Ia memahami bahwa faktor geografis menjadi tantangan tersendiri bagi institusi di wilayah kepulauan. Sebagai alternatif, beliau menyarankan agar Prodi KPI menjajaki skema mahasiswa paruh waktu, misalnya melalui program pertukaran dengan mahasiswa dari Malaysia, Brunei Darussalam, maupun Yordania. Selain itu, beliau mendorong Prodi KPI untuk lebih aktif menyelenggarakan kegiatan bertaraf internasional seperti seminar, penelitian kolaboratif, dan PKM. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan PKM yang telah berjalan mendapat apresiasi beliau. Pujian khusus juga beliau sampaikan untuk para alumni KPI yang dinilainya memiliki kompetensi dan keterampilan yang luar biasa.
Asesor kedua, Prof. Dr. Ilyas Supena, S.S., M.Ag. dari UIN Walisongo Semarang, menyatakan bahwa konfirmasi data dokumen akreditasi telah selesai dilakukan. Ia menyampaikan beberapa catatan untuk perbaikan ke depan, terutama soal minimnya animo calon mahasiswa baru yang menjadi pekerjaan rumah bagi Prodi KPI dalam merancang strategi peningkatan jumlah pendaftar. Beliau mengingatkan bahwa alumni yang berkualitas dan berhasil di dunia kerja sejatinya adalah promosi paling efektif bagi sebuah program studi. Ia juga mendorong mahasiswa KPI untuk aktif meraih prestasi di tingkat nasional guna membangun reputasi prodi yang lebih kuat.
Dalam sambutannya, Dekan FUAD Dr. Murid, M.A. menyampaikan terima kasih kepada kedua asesor atas masukan yang dinilainya sangat konstruktif. Beliau berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap catatan sebagai bahan perbaikan, sekaligus mengucapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam proses akreditasi ini.
Acara kemudian ditutup secara resmi oleh Wakil Rektor I Dr. Sukardi Abbas, S.Pd., M.Pd.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada kedua asesor dan menyebut masukan mereka sebagai cermin sekaligus jamu bagi IAIN Ternate — "pahit mungkin, tapi menyehatkan." Beliau menegaskan bahwa IAIN Ternate, khususnya Prodi KPI, akan terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaannya. Ia menyampaikan bahwa perbaikan tata pamong termasuk pengajuan sertifikasi ISO dan penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) sedang diproses. Adapun untuk aspek internasionalisasi, arah tersebut telah dituangkan dalam Rencana Strategis IAIN Ternate Tahun 2025, yang mengarahkan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar berbasis internasional dan melibatkan mahasiswa secara aktif. Menutup sambutannya, beliau berharap Prodi KPI dapat meraih hasil akreditasi yang maksimal.
Dengan berakhirnya asesmen lapangan ini, seluruh tahapan penilaian eksternal Prodi KPI FUAD IAIN Ternate oleh tim asesor BAN-PT pun resmi selesai. Kini tinggal menunggu hasil keputusan resmi dari BAN-PT yang menjadi penentu arah prodi ke depan. Harapan besar seluruh civitas akademika FUAD, semoga kerja keras yang telah dicurahkan selama proses panjang ini berbuah hasil terbaik — tidak hanya bagi Prodi KPI, tetapi juga bagi perjalanan IAIN Ternate menuju Universitas Islam Negeri Sultan Baabullah Ternate.