ID | EN
Beranda Berita

Expo KKN Cinta Negeri IAIN Ternate 2026 Tampilkan Kreativitas Mahasiswa, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Humas FUAD

23 Sep 2026 • 04:59 WIT Dibaca 83 kali
Expo KKN Cinta Negeri IAIN Ternate 2026 Tampilkan Kreativitas Mahasiswa, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

TERNATE — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggelar Expo Penarikan KKN Cinta Negeri 2026 dengan tema “Harmoni Lestari Mandiri”, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menampilkan berbagai hasil program kerja, kreativitas, dan produk yang dihasilkan selama melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa dan kelurahan di Maluku Utara.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Ternate, Dr. Abd. Haris Abbas, S.Ag., M.H.I., mengatakan pelaksanaan KKN tahun 2026 secara umum berjalan dengan baik. Menurutnya, kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan berbagai program dan menghasilkan produk mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Hasil karya tersebut dinilai memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan dipromosikan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat Maluku Utara.
Beliau menjelaskan, salah satu tantangan dalam pelaksanaan KKN adalah menentukan lokasi yang sesuai bagi mahasiswa. Berbeda dengan pola KKN yang menggunakan rumah sewaan sebagai posko, KKN Cinta Negeri IAIN Ternate dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan untuk menyediakan tempat tinggal bagi mahasiswa. Survei lokasi juga mempertimbangkan faktor keamanan, karakteristik wilayah, serta potensi desa yang dapat dikembangkan untuk mendukung pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan, keterbatasan potensi di sejumlah wilayah tidak menjadi alasan bagi mahasiswa untuk berhenti berkreasi. Mahasiswa justru didorong untuk memanfaatkan bahan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual dan nilai ekonomi. Menurut Dr. Haris, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam mengintegrasikan ilmu yang diperoleh mahasiswa di kampus dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.
Beliau menegaskan, berbagai produk yang ditampilkan dalam expo tidak diharapkan berhenti setelah kegiatan berakhir. LP2M akan melakukan evaluasi terhadap hasil KKN dan mengupayakan keberlanjutan produk mahasiswa melalui promosi yang lebih luas. Bahkan, pihaknya berencana mendorong pembentukan koperasi sebagai wadah untuk mengembangkan dan memasarkan karya serta produk yang dihasilkan mahasiswa KKN.
Menurut Dr. Haris, KKN juga menjadi sarana untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami ilmu secara akademik, tetapi juga mampu membaca persoalan masyarakat, menemukan peluang, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan inovasi yang memiliki manfaat ekonomi. Pengalaman terjun langsung ke masyarakat diharapkan dapat membentuk mental dan kemampuan mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan kehidupan.
Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Ternate, Dr. Sukardi Abbas, S.Pd., M.Pd.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tahun 2026 memiliki kekhususan tersendiri. Ia menilai kegiatan KKN menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa karena memberikan pengalaman langsung di tengah masyarakat, sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan keilmuan yang diperoleh di kampus sambil memahami berbagai kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Expo Penarikan KKN Cinta Negeri 2026 akhirnya tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di lokasi KKN, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil kreativitas dan inovasi mahasiswa kepada masyarakat. Melalui tema “Harmoni Lestari Mandiri”, IAIN Ternate mendorong agar pengalaman, program, dan produk yang lahir selama KKN dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa dan masyarakat.