DEHEGILA — Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Desa Dehegila berlangsung sukses dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan yang digelar sejak 16 Agustus 2026 hingga ditutup pada 12 September 2026 itu diisi dengan berbagai kegiatan olahraga dan hiburan, seperti bola voli, sepak bola, pentas seni, serta malam kreativitas yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda Desa Dehegila.
Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara Pemerintah Desa Dehegila, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), pemuda-pemudi, serta seluruh masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjadi ajang perayaan kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas generasi muda. Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan, baik sebagai peserta maupun pendukung.
Bendahara Desa Dehegila sekaligus Ketua Umum kegiatan, Faisal Hajimat, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama generasi muda. “Dari awal kedatangan teman-teman KKN sampai dengan berakhirnya kegiatan yang dilakukan, berdampak positif kepada masyarakat Desa Dehegila, terkhususnya untuk generasi muda. Kegiatan yang dilakukan mulai dari pembukaan sampai acara puncak berjalan dengan lancar, sesuai dengan yang diinginkan bersama,” ujarnya.
Faisal juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah berkontribusi dalam merancang dan melaksanakan berbagai kegiatan selama peringatan HUT ke-81 RI. Menurutnya, semangat kebersamaan, sportivitas, dan kreativitas yang terbangun selama kegiatan diharapkan dapat terus dilanjutkan dalam berbagai kegiatan masyarakat ke depan. “Pemdes mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman mahasiswa KKN yang telah membuat kegiatan ini berdampak baik bagi masyarakat desa, generasi muda, dan pemuda-pemudi Desa Dehegila,” katanya.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tersebut resmi ditutup pada 12 September 2026. Kesuksesan kegiatan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, mahasiswa KKN, pemuda, dan masyarakat dapat melahirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat sosial, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar bekerja sama.