TERNATE – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., M.A, mengukuhkan Ketua beserta Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAIN Ternate Masa Bakti 2026–2030, Sabtu (8/8/2026). Prosesi yang digelar di Ruang Rapat Rektorat Lantai II kampus tersebut langsung dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) untuk memetakan arah organisasi selama empat tahun ke depan.
Bertindak selaku Dewan Pembina, Rektor memimpin langsung prosesi pengukuhan tersebut, didampingi oleh Dr. Sukardi Abbas, S.Pd., M.Pd.Si selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. H. Mubin Noho, S.Ag., M.Ag selaku Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, serta Dr. Fatum Abubakar, S.Ag., M.Ag selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama. Rangkaian acara berlangsung khidmat di hadapan jajaran pengurus yang hadir, namun suasana kekeluargaan tetap terasa kental sepanjang kegiatan. Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya amanah bagi kepengurusan baru untuk mengambil bagian dalam mendorong kemajuan institusi.
Agenda berlanjut dengan pembukaan Raker oleh Dr. Adnan Mahmud, kali ini dalam kapasitasnya sebagai Penasehat DWP IAIN Ternate. Forum kerja tersebut mengusung tema "Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045".
Menyampaikan arahannya, Penasehat DWP menggarisbawahi bahwa organisasi ini tidak berhenti pada fungsi silaturahmi antaranggota. Lebih jauh, DWP memikul peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, penguatan ketahanan keluarga, dunia pendidikan, hingga kemajuan lembaga secara keseluruhan.
Ia menilai Raker sebagai ruang penting bagi para pengurus untuk meracik program kerja yang terarah dan inovatif. Dengan perencanaan yang matang sejak awal periode, manfaat program diharapkan dapat dirasakan tidak hanya oleh anggota, tetapi juga keluarga besar IAIN Ternate dan masyarakat luas.
Penekanan tersebut sejalan dengan posisi DWP di tingkat nasional. Organisasi ini merupakan wadah kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kegiatan yang bergerak di bidang pendidikan, ekonomi, serta sosial budaya, dan bersifat non-partisan. Visi yang diusung adalah menjadi organisasi istri ASN yang profesional untuk memperkuat peran serta perempuan dalam pembangunan bangsa.
Senada dengan Penasehat, Ketua DWP IAIN Ternate, Nuraen Ahmad, S.Ag., SIP., M.Si, berharap seluruh jajarannya mampu menghidupkan organisasi sebagai wadah untuk bersinergi, berkarya, dan menginspirasi. Ia mendorong penguatan peran perempuan dalam membangun keluarga yang berkualitas serta menyiapkan generasi bangsa yang unggul.
Di sisi lain, Ketua DWP juga mengingatkan bahwa fungsi organisasi tetap berjalan berdampingan dengan peran domestik anggotanya, yakni menjadi penopang bagi suami dalam berkarya untuk umat dan bangsa. Dua peran itu, menurutnya, tidak saling menegasikan, melainkan justru saling menguatkan.
Tema yang diangkat pada Raker kali ini menempatkan pendidikan sebagai titik masuk. Pilihan tersebut relevan dengan salah satu bidang utama DWP, sekaligus bertaut dengan agenda nasional Indonesia Emas 2045 yang menargetkan lahirnya sumber daya manusia unggul menjelang satu abad kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi organisasi yang berbasis di lingkungan perguruan tinggi keagamaan, ruang kontribusi tersebut relatif terbuka lebar.
Pengukuhan dan Raker ini menjadi pijakan awal bagi kepengurusan periode 2026–2030 dalam membangun sinergi, merawat kebersamaan, serta menerjemahkan rencana kerja menjadi program yang benar-benar berjalan di lapangan. Rumusan yang lahir dari forum tersebut selanjutnya menjadi rujukan pelaksanaan kegiatan sepanjang masa bakti.
Pengukuhan kali ini berlangsung di tengah babak penting perjalanan kelembagaan IAIN Ternate. Sejak dilantik pada 10 Maret 2026, Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., M.A telah menyatakan komitmen untuk menuntaskan proses transformasi IAIN Ternate menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Baabullah. Penguatan organisasi pendukung seperti DWP berjalan beriringan dengan agenda besar tersebut, sebagai bagian dari konsolidasi tata kelola kelembagaan menjelang perubahan status.
Di penghujung arahannya, Dewan Pembina menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua beserta seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia menaruh harapan agar kepengurusan tersebut senantiasa amanah, solid, dan konsisten memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga besar IAIN Ternate maupun masyarakat, sejalan dengan arah pengembangan lembaga yang tengah berjalan.